DPRD Mukomuko Dukung Percepatan Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak

Advertorial4402 Dilihat

Mukomuko – 9/12/2025, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang (PUPR) resmi memulai proses pengangkutan rangka jembatan tipe B60 untuk Jembatan Lubuk Selandak, Kecamatan Teramang Jaya.

Pengangkutan dilakukan dari gudang Arsip Modern Bina Marga Kementerian PUPR di Jl. Pahlawan No. 8, Desa Sanja, Citeureup, Bogor, pada 8 Desember 2025 dan ditargetkan sampai di Kabupaten Mukomuko pada 11–12 Desember 2025.

Setelah rangka jembatan ini sampai di Kabupaten Mukomuko, rangka tersebut akan disimpan sementara di Workshop PUPR Mukomuko sebelum memasuki tahap pembangunan fisik pada tahun 2026.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko telah mengajukan permohonan hibah komponen rangka jembatan kepada Kementerian PUPR. Permohonan tersebut disetujui dengan ketentuan bahwa Pemkab Mukomuko wajib menyediakan anggaran pengangkutan rangka jembatan dari gudang kementerian ke Mukomuko.

Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Mukomuko mengalokasikan anggaran sebesar Rp 580 juta melalui APBD-P untuk proses transportasi tersebut. Sementara itu, pelaksanaan pembangunan jembatan direncanakan pada tahun 2026.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko, Damsir, S.H., memberikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan hibah dan memastikan rangka jembatan segera sampai di Mukomuko.

DPRD Kabupaten Mukomuko mendukung percepatan pembangunan Jembatan Lubuk Selandak, mengingat jembatan ini memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kecamatan Teramang Jaya.

“DPRD Mukomuko berkomitmen mengawal infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat. Pengangkutan rangka jembatan ini langkah penting menuju pembangunan di tahun 2026,” ujarnya.

Lebih lanjut, Damsir, menegaskan bahwa DPRD akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan jembatan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal.

“Setiap langkah pembangunan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mempermudah mobilitas, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko,” tutup Damsir, S.H.(Wr/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *