Kebakaran Lahan Sawit Meluas di Mukomuko, Tim Gabungan Dikerahkan

Daerah177 Dilihat

Mukomuko – 25/5/2025, kembali terjadi kebakaran lahan sawit di daerah Kabupaten Mukomuko, tepatnya di Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko pada 25 Mei 2025, sekitar pukul 17:00 WIB.

Kebakaran diduga dipicu oleh praktik pembukaan lahan dengan cara pembakaran, yang meskipun dianggap cepat dan murah, berisiko tinggi terhadap kerusakan lingkungan, khususnya di lahan gambut yang kering dan mudah terbakar.

Merespons kejadian ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, aparat kepolisian, dan warga sekitar dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.

Namun, kondisi asap pekat dan struktur tanah gambut yang dalam menjadi kendala utama dalam proses penanggulangan api. Sehingga menyebabkan sekitar 5 hektar lahan habis terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, menyatakan bahwa saat ini timnya masih melakukan pemantauan serta pemadaman di area terdampak, dan luasnya lahan terbakar menambah kompleksitas penanganan di lapangan.

“Saat ini tim kami tengah melakukan peninjauan langsung di lokasi lahan sawit yang terdampak serta melaksanakan upaya pemadaman. Luasnya area kebakaran menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ruri, mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Tindakan ini tidak hanya membahayakan lingkungan, tetapi juga dapat dikenai sanksi hukum apabila dilakukan secara sengaja.

Dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan bersama.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran, dan apabila ditemukan adanya titik api, segera untuk laporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Ruri Irwandi.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *