Mukomuko – 17/4/2025, Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, kembali menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) tahap dua di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak.
ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai bentuk dukungan, seperti paket sembako, nutrisi tambahan, perlengkapan kebersihan diri, alat bantu belajar, serta alat bantu untuk penyandang disabilitas.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim dari Kementerian Sosial RI dan didampingi oleh perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko. Sebanyak 150 penerima manfaat terdata menerima bantuan pada tahap kedua ini.
Koordinator Wilayah Kerja Kabupaten Mukomuko, Ricky Casanopa, mengungkapkan bahwa bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata, khususnya bagi penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, dan Jaminan Sosial, (Dinas Sosial) Kabupaten Mukomuko, Zoni Fourwanda, SS, MAP, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program dari Kemensos RI di daerah Kabupaten Mukomuko.
Program ini merupakan implementasi dari arahan Menteri Sosial agar negara hadir secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
“Semoga bantuan yang diberikan ini benar-benar bermanfaat bagi penerima dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang lebih mandiri dan sejahtera,” jelas Zoni.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap program bantuan ATENSI dapat terus berlanjut, dan menjangkau masyarakat rentan di berbagai daerah lainnya, sebagai bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia.
RIZON SAPUTRA












