KM Barcelona 5 Terbakar Saat Berlayar, Puluhan Penumpang Selamat Usai Lompat ke Laut

Nasional5387 Dilihat

Nasional, Aktual Daerah News.Id – 20/7/2025, Kebakaran hebat terjadi pada Kapal Motor (KM) Barcelona 5 yang tengah berlayar dari Kepulauan Talaud menuju Manado, Sulawesi Utara, Minggu siang 20 Juli 2025.

Insiden tersebut berlangsung di sekitar perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, dan menimbulkan kepanikan luar biasa di kalangan penumpang.

Salah seorang penumpang, Alwina Inang, istri dari Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Talaud, AKP Christian M, menyampaikan bahwa kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona 5 terjadi secara tiba-tiba saat kapal dalam perjalanan, menuju Manado, Sulawesi Utara.

“Sekitar pukul 12.00 WITA, terdengar teriakan dari bagian buritan kapal yang menginformasikan adanya kebakaran. Situasi langsung menjadi panik,” ujar Alwina, dikutip dari media KOMPAS.com.

Pada saat kejadian, sebagian besar penumpang diketahui sedang makan siang atau beristirahat. Alwina yang kala itu tengah berada bersama keluarga Kasat Reskrim Polres Talaud, mendadak melihat asap tebal mulai menyelimuti bagian anjungan kapal.

Dalam kondisi darurat tersebut, para penumpang terpaksa melompat ke laut sebagai upaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan kepulan asap tebal.

Bersama puluhan penumpang lainnya, Alwina bertahan mengapung di laut selama kurang lebih satu jam sebelum akhirnya tim penyelamat dari Badan SAR gabungan tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.

“Saat ini kami sudah berada di Pulau Serei, Minahasa Utara. Ada sekitar 50 penumpang yang selamat. Beberapa korban langsung dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan,” jelas Alwina.

Sebuah video siaran langsung yang diunggah melalui akun Facebook milik “Abdurahman Agu” menunjukkan detik-detik kepanikan para penumpang saat berada di laut, dengan latar belakang kapal yang dilalap api.

Hingga laporan ini diterbitkan, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab terjadinya kebakaran pada KM Barcelona 5.

Proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *