Mukomuko – 22/10/2025, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terus mendorong optimalisasi sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan dini serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (trantibum) di daerah Kabupaten Mukomuko.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mukomuko, Jodi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan para camat, kepala desa, dan lurah untuk mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan atau pos kamling.
Dari 148 desa dan 3 kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan, di daerah Kabupaten Mukomuko, tercatat saat ini sudah sekitar 40 desa yang telah mengaktifkan kembali kegiatan siskamling.
“Pengaktifan siskamling ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi lomba Pos Kamling Merah Putih tingkat Provinsi Bengkulu yang digelar oleh Gubernur Helmi Hasan,” ungkapnya.
Adapun, lomba ini merujuk pada Surat Gubernur Bengkulu Nomor 300 Tahun 2025 tertanggal 15 September 2025, yang menekankan pentingnya peran aktif Linmas dalam menjaga kondusifitas daerah melalui penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pemantauan perkembangan pengaktifan pos kamling di masing-masing desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Mukomuko,” jelas Jodi.
Lebih lanjut, Jodi, menambahkan bahwa pihaknya juga akan berkolaborasi dengan jajaran Polres Mukomuko dan TNI untuk melakukan patroli terpadu sekaligus penilaian lapangan terhadap pos kamling yang memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
Pos kamling yang memenuhi kriteria akan dinilai dan tetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati untuk mewakili Kabupaten Mukomuko dalam lomba tingkat provinsi, dan tim penilai dari Provinsi direncanakan akan turun pada bulan November 2025 mendatang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan partisipatif, sekaligus membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan di lingkungan masing-masing,” tutup Jodi.
RIZON SAPUTRA







