PUPR Minta Perhatian BWS Sumatera VII atas Tanggul Sungai Selagan yang Rusak

Daerah4793 Dilihat

Mukomuko – 4/2/2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, mengumumkan bahwa tanggul sungai selagan di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko, saat ini sudah mulai retak dan sebagian mengalami longsor.

Di sisi kiri sungai terdapat jalan provinsi serta rumah warga. Jika tanggul tersebut rusak lebih parah, dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan warga dan memutus akses jalan utama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, mengatakan tanggul itu sangat penting karena berfungsi melindungi jalan dan permukiman dari terjangan arus sungai.

“Kalau tidak segera diperbaiki, longsor bisa semakin meluas. Ini berisiko bagi jalan provinsi dan rumah warga di sekitar,” katanya.

PUPR Mukomuko sudah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan tanggul tersebut ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII. Usulan itu sudah tercatat dan masuk dalam rencana BWS, namun hingga sekarang belum ada pengerjaan di lapangan.

“Data dan rencana teknisnya sudah ada di BWS Sumatera VII, tapi kemungkinan masih terkendala anggaran,” jelas Apriansyah.

Adapun, selain Pondok Batu, PUPR Mukomuko juga telah mengusulkan perbaikan tanggul di beberapa wilayah lain yang rawan, seperti Ipuh, Sungai Rumbai, Pondok Suguh, Teras Terunjam, Sungai Selagan, Pondok Panjang, dan Lubuk Gedang.

Lebih lanjut, Apriansyah berharap agar pemerintah pusat melalui BWS Sumatera VII dapat segera memberikan perhatian khusus, terutama untuk Pondok Batu yang kondisinya sudah cukup parah.

“Lokasinya sangat penting dan risikonya besar. Kami berharap bisa segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tutup Apriansyah.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *