Mukomuko – 14/4/2025, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mukomuko, mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, dengan membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di setiap desa yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mukomuko, Ramdani, menyampaikan bahwa keberadaan Redkar ini bertujuan untuk mempercepat penanganan kebakaran, khususnya di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh armada pemadam kebakaran.
“Redkar ini merupakan ujung tombak dalam penanggulangan kebakaran di tingkat desa. Mereka tidak hanya bertugas dalam pemadaman, tetapi juga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan serta penanganan pasca kebakaran,” sampainya.
Berjumlah 122 Redkar yang telah direkrut dan ditempatkan di 61 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Mukomuko yakni, 9 desa di Kecamatan Kota Mukomuko, 8 desa di Kecamatan XIV Koto, 8 desa di Kecamatan Air Manjuto, 7 desa di Kecamatan Air Dikit, 7 desa di Kecamatan Lubuk Pinang, 8 desa di Kecamatan Teras Terunjam, serta 14 desa di Kecamatan Penarik.
Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran ini juga merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan dari ancaman kebakaran.
Adapun, para Relawan Pemadam Kebakaran juga akan dibekali pelatihan khusus mengenai teknik pemadaman, penyelamatan, dan upaya pencegahan.
“Untuk meningkatkan kompetensi para Relawan. Kami menghadirkan tenaga ahli dari Bengkulu yang akan memberikan pelatihan langsung mengenai prosedur pencegahan kebakaran dan penyelamatan aset berharga,” jelas Ramdani.
Lebih lanjut, Ramdani, menegaskan bahwa Relawan Pemadam Kebakaran di desa akan secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk tidak melakukan pembakaran lahan sebagai metode pembukaan lahan, yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kebakaran.
“Dengan adanya Redkar ini, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari risiko kebakaran,” tutup Ramdani.
RIZON SAPUTRA













