Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 27/1/2026, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Sikap ini dinilai sejalan dengan penegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Polri tetap berada dalam garis komando Presiden sesuai amanat konstitusi.
AMJ menilai pernyataan Kapolri tersebut penting untuk meluruskan persepsi publik, terutama di tengah berkembangnya berbagai wacana dan narasi di ruang digital yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman informasi.
Sebagai organisasi yang menaungi media siber, platform media sosial, serta jurnalis, AMJ memandang bahwa penegasan kelembagaan Polri perlu disampaikan kepada masyarakat secara utuh, berimbang, dan bertanggung jawab agar tidak terjadi distorsi makna.
Penggagas sekaligus pendiri AMJ, Wibowo Susilo, S.E., menegaskan bahwa AMJ mendukung Polri sebagai alat negara yang menjalankan tugas di bawah Presiden dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di Indonesia.
“Penegasan Kapolri mengenai posisi Polri di bawah Presiden perlu dipahami secara objektif oleh publik. AMJ mendukung pernyataan tersebut dan mendorong insan media untuk menyampaikannya secara proporsional agar tidak memicu tafsir yang keliru,” ujarnya.
Media memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas ruang informasi publik, melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Dengan menjalankan fungsi edukasi, kontrol sosial, serta penjernihan informasi, media berkontribusi penting dalam membentuk opini publik yang sehat, mencegah disinformasi, dan memperkuat demokrasi.
“Dukungan terhadap Polri tidak bertentangan dengan independensi pers. Sebaliknya, hal ini memperkuat peran media dalam menjaga konstitusi, supremasi hukum, serta kepentingan nasional,” jelas Wibowo.
Lebih lanjut, Wibowo menambahkan bahwa AMJ berkomitmen untuk terus mendorong praktik jurnalistik dan aktivitas bermedia sosial yang taat hukum, menjunjung tinggi etika, serta bertanggung jawab, sekaligus menjadi sumber informasi publik yang edukatif dan terpercaya.
“Melalui pendekatan kolaboratif, kami berharap sinergi antara Polri, media, dan masyarakat dapat terus terjaga untuk mendukung stabilitas nasional dan kehidupan demokrasi yang sehat,” pungkas Wibowo Susilo, S.E.
RIZON SAPUTRA












