Anggota DPR-RI Minta Pemerintah Waspadai Risiko Evakuasi Warga Palestina ke Pulau Galang

Nasional6670 Dilihat

Nasional, Aktual Daerah News.Id – 9/8/2025, Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam rencana evakuasi sekitar 2.000 warga Palestina ke Pulau Galang, Kepulauan Riau, guna mendapatkan perawatan medis.

Dikutip dari media KOMPAS.com, Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan bahwa evakuasi tersebut harus memperhatikan berbagai aspek yang berpotensi menjadi jebakan dari pihak Israel.

Situasi di Gaza saat ini masih terkunci dalam blokade militer Israel, dan proses evakuasi memerlukan izin akses dari pihak Israel.

“Israel dan sekutunya memiliki kepentingan agar warga Palestina meninggalkan wilayah sengketa. Hal ini perlu diwaspadai agar Indonesia tidak terjebak dalam skenario yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Persetujuan dari warga Palestina sendiri sangat penting dan harus dikaji dengan cermat. Belum tentu mereka bersedia dievakuasi ke Indonesia. Bisa jadi mereka lebih memilih tetap dirawat di tanah air mereka atau di negara tetangga yang lebih dekat.

“Hingga sekarang belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Palestina mengenai rencana evakuasi warganya keluar dari wilayah konflik. Terdapat perbedaan pandangan di kalangan otoritas Palestina, termasuk kelompok Hamas, sehingga proses evakuasi tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan yang sah,” jelas Hasanuddin.

Lebih lanjut, TB Hasanuddin, juga mengatakan bahwa pentingnya koordinasi dengan negara-negara yang memiliki peran strategis dalam isu Palestina, seperti Mesir dan Yordania. Indonesia tidak bisa mengambil langkah ini secara sepihak tanpa memperhitungkan posisi dan kepentingan negara-negara terkait.

“Realisasi rencana evakuasi harus memenuhi sejumlah persyaratan penting yang saat ini masih diragukan bisa terpenuhi dalam waktu dekat. Harus dipastikan terlebih dahulu apakah semua persyaratan tersebut dapat terpenuhi,” pungkas TB Hasanuddin.

Adapun, sebelumnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah menginstruksikan penyediaan fasilitas pengobatan bagi 2.000 warga Gaza yang menjadi korban konflik di Pulau Galang, Kepulauan Riau.

Kemudian, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa arahan tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025.

“Pulau Galang dipilih sebagai lokasi pengobatan karena fasilitas rumah sakit dan dukungan infrastrukturnya dinilai memadai untuk menangani korban luka-luka akibat peperangan,” ungkap Hasan Nasbi.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *