Kasus Gigitan HPR di Mukomuko Menurun, Dinkes Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Daerah4856 Dilihat

Mukomuko – 20/11/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, mengumumkan jumlah kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di daerah Kabupaten Mukomuko mengalami penurunan signifikan dibanding bulan sebelumnya.

Kabid P2P Dinkes Mukomuko, Hamdan, menyampaikan bahwa pada September 2025 tercatat 20 kasus gigitan HPR, sementara pada Oktober 2025 jumlahnya menurun menjadi 11 kasus di daerah Kabupaten Mukomuko.

“Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di daerah Kabupaten Mukomuko terjadi penurunan pada bulan Oktober 2025. Ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik dibanding bulan sebelumnya,” ujarnya.

Berikut data lengkap jumlah kasus gigitan HPR di Mukomuko dari Januari hingga Oktober 2025:

– Januari: 12 kasus
– Februari: 12 kasus
– Maret: 9 kasus
– April: 10 kasus
– Mei: 11 kasus
– Juni: 21 kasus
– Juli: 31 kasus
– Agustus: 23 kasus
– September: 20 kasus
– Oktober: 11 kasus

Jika terjadi gigitan HPR, langkah awal yang harus dilakukan adalah mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama minimal 15 menit, kemudian memberikan antiseptik dan segera menuju fasilitas kesehatan untuk mendapat vaksinasi rabies.

“Tindakan cepat sangatlah krusial. Apabila lambat ditangani, risiko kondisi memburuk akan meningkat secara signifikan. Setelah virus rabies mencapai sistem saraf pusat, intervensi medis tidak lagi efektif,” kata Hamdan.

Lebih lanjut, Hamdan, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko yang memiliki hewan peliharaan untuk rutin melakukan vaksinasi rabies.

Selain melindungi hewan dari infeksi, vaksinasi membantu mencegah penularan rabies ke manusia dan mendukung program pemerintah menuju wilayah bebas rabies.

“Kami berharap masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko semakin peduli terhadap pencegahan rabies, baik melalui penanganan dini maupun vaksinasi,” tutup Hamdan.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *