Mukomuko – 1/9/2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, menyatakan bahwa Kabupaten Mukomuko kembali mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) non-rawa tahun anggaran 2025.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Fitriyani Ilyas, mengungkapkan bahwa program ini menyasar 9 lokasi dengan total luas areal persawahan mencapai 809 hektare, yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Selagan Raya, Kecamatan Ipuh, dan Kecamatan Malin Deman.
“Dimana Kecamatan Ipuh mendapat satu titik dengan kegiatan pembangunan sumur bor, Kecamatan Malin Deman satu titik untuk pembangunan jaringan perpipaan, sementara tujuh titik di Kecamatan Selagan Raya diarahkan pada kegiatan rehabilitasi serta pembangunan irigasi tersier,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fitriyani, menambahkan bahwa dana untuk pelaksanaan program tersebut akan langsung disalurkan ke rekening kelompok tani (Koptan) penerima manfaat. Setelah anggaran masuk, Koptan akan mulai melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Lokasi sudah final, sekarang tinggal menunggu proses pencairan dana. Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko terus melakukan pengawasan sekaligus pendampingan agar seluruh kegiatan berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.
“Dengan adanya program ini, kami berharap produktivitas pertanian di daerah Kabupaten Mukomuko semakin meningkat dan dapat mendukung ketahanan pangan,” pungkas Fitriyani Ilyas.
RIZON SAPUTRA











