Pembangunan Infrastruktur di Mukomuko Hampir Rampung, PUPR Targetkan Selesai Akhir 2025

Daerah4775 Dilihat

Mukomuko – 26/11/2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, menyatakan progres pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan, box culvert, gedung, serta jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Mukomuko telah mendekati tahap penyelesaian.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, mengungkapkan bahwa total anggaran pembangunan infrastruktur pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp 20 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Pekerjaan sudah dimulai sejak Juli 2025. Alhamdulillah, hingga saat ini sebagian besar proyek telah hampir selesai,” ungkapnya.

Apabila masih terdapat beberapa pekerjaan yang belum tuntas, penyelesaiannya tetap memungkinkan karena masa kontrak berjalan hingga Desember 2025 atau tersisa sekitar satu bulan lebih.

“Anggaran pembangunan tahun ini juga tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp 20 miliar. Namun, berbeda dengan tahun 2024, pada tahun ini Kabupaten Mukomuko tidak lagi memperoleh dana bagi hasil (DBH) sawit,” jelas Apriansyah.

Adapun, Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2025 hanya tersedia untuk sektor Cipta Karya, khususnya program air minum dan sanitasi. Tidak ada alokasi untuk pembangunan jalan maupun jembatan.

Dana Alokasi Khusus (DAK) Cipta Karya tahun ini tercatat sebesar sekitar Rp 19 miliar, dengan rincian Rp 13 miliar dialokasikan untuk program sanitasi dan Rp 6 miliar untuk pengembangan sistem air minum.

Lebih lanjut, Apriansyah, menambahkan bahwa pengerjaan sanitasi dilaksanakan melalui dua mekanisme, yakni kontraktual untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) senilai Rp 10 miliar, serta swakelola sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan MCK, SPA LDE, dan TPS3R. Sementara Rp 6 miliar lainnya dialokasikan bagi program Pamsimas.

Sebagian besar pekerjaan swakelola, khususnya pada sektor air minum dan sanitasi, telah terselesaikan secara keseluruhan. Ini menunjukkan progres yang signifikan dalam pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Cipta Karya tahun 2025.

“Untuk, pengerjaan kontraktual baru mencapai sekitar 60 persen, namun kami tetap optimistis target penyelesaian dapat tercapai sebelum akhir tahun 2025,” tutup Apriansyah.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *