Pemprov Bengkulu Targetkan Stunting Satu Digit dalam 5 Tahun

Nasional6533 Dilihat

Nasional, Aktual Daerah News.Id – 24/7/2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan hingga mencapai satu digit dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

Komitmen ini menjadi bagian dari prioritas utama Pemerintahan Provinsi Bengkulu Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Rosjonsyah Mian dalam masa jabatan mereka.

Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah Mian, menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Bengkulu saat ini masih menjadi tantangan besar yang merata di seluruh kabupaten dan memerlukan penanganan serius secara terpadu.

Untuk itu, Pemprov Bengkulu telah mengintensifkan berbagai program intervensi sejak masa kehamilan melalui layanan posyandu, bantuan peningkatan gizi, serta dukungan sosial dan pangan bagi masyarakat.

“Persoalan stunting tidak semata-mata merupakan isu kesehatan, melainkan juga memiliki keterkaitan yang erat dengan permasalahan kemiskinan. Oleh karena itu, upaya penanggulangan harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi lintas sektor,” ujarnya, seperti yang dikutip dari media ANTARA News Bengkulu.

Sebagai bentuk penguatan di tingkat daerah, pemerintah provinsi telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk membangun Sentra Komando Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di setiap kabupaten/kota.

“Sentra ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor,” jelas Mian.

Dengan mengusung slogan “Bantu Rakyat”, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap upaya penanggulangan stunting tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi juga bagian dari transformasi sosial jangka panjang menuju generasi yang lebih sehat dan produktif.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa pemerintah menargetkan capaian nyata dalam 5 bulan pertama sebagai fondasi awal menuju pencapaian target jangka menengah selama 5 tahun ke depan.

Dalam konteks ini, sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan program penurunan stunting.

“Tidak pantas jika di akhir masa kepemimpinan kami angka stunting masih bertahan di angka 20 persen. Kami ingin Provinsi Bengkulu bebas stunting, dan itu hanya bisa tercapai jika seluruh elemen bekerja bersama,” tutup Wagub Rosjonsyah Mian.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *