BPBD Mukomuko Minta Orang Tua Larang Anak Berenang di Pantai Tanpa Pengawasan

Daerah4529 Dilihat

Mukomuko – 17/6/2026, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya berenang di kawasan pantai, terutama bagi anak-anak.

Imbauan ini disampaikan setelah kembali terjadi kasus tenggelam yang merenggut nyawa seorang pelajar SMP di Kabupaten Mukomuko. Korban diketahui tenggelam saat berenang di pantai dan ditemukan meninggal dunia pada hari berikutnya.

Kepala BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, mengatakan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai bahaya bermain dan berenang di pantai tanpa pengawasan orang tua.

“Kami terus mengingatkan anak-anak agar tidak mandi atau berenang di pantai tanpa pengawasan. Orang tua juga harus lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat berada di kawasan pesisir,” katanya.

Kondisi pantai di Mukomuko yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia memiliki ombak dan arus yang cukup kuat sehingga berisiko membahayakan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.

“Karena itu, kami meminta masyarakat untuk tidak menganggap remeh bahaya yang ada di pantai. Pengawasan orang tua dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut,” jelas Ruri.

Lebih lanjut, Ruri menambahkan bahwa sebagian anak-anak belum memahami risiko yang ada di laut. Karena itu, pengawasan dari orang tua sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai, sehingga kasus tenggelam yang berujung korban jiwa dapat dicegah,” tutup Ruri Irwandi.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *