Mukomuko – 30/1/2026, Penantian panjang selama lebih dari satu dekade akhirnya berbuah manis bagi enam calon jemaah haji asal Kabupaten Mukomuko. Setelah bertahun-tahun masuk dalam daftar tunggu, keenam jemaah tersebut dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mukomuko, H. Darmanto, S.H.I., M.H., menjelaskan bahwa kuota haji Kabupaten Mukomuko tahun 2026 berjumlah 14 orang, yang terdiri dari 8 orang jemaah haji reguler dan 6 orang jemaah haji lanjut usia (lansia).
Namun, hingga saat ini baru enam calon jemaah yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diberangkatkan. Keenamnya telah melalui seluruh tahapan wajib, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
“Enam jemaah ini merupakan pendaftar lama. Bahkan, sebagian di antaranya telah terdaftar sejak tahun 2012. Mereka akhirnya mendapat kesempatan berangkat setelah menunggu cukup lama sesuai dengan sistem antrean nasional,” jelasnya.
Penetapan kuota dan sistem keberangkatan jemaah haji tahun 2026 mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Dalam regulasi tersebut, pemerintah menerapkan sistem daftar tunggu berbasis provinsi, sehingga calon jemaah dari setiap kabupaten harus menunggu giliran sesuai urutan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Sebelum ditetapkan berangkat, seluruh calon jemaah diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk,” kata Darmanto.
Adapun, pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental jemaah, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi tubuh yang prima.
Lebih lanjut, Darmanto, menambahkan bahwa selain aspek kesehatan, penyelesaian administrasi, khususnya pelunasan Bipih, juga menjadi syarat mutlak. Proses ini dilakukan secara bertahap melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko dengan pendampingan petugas haji daerah.
“Kami berharap para jemaah yang telah dinyatakan berangkat dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar dan khusyuk,” tutup H. Darmanto, S.H.I., M.H.
RIZON SAPUTRA












