Tiga Pejabat Eselon II Pemkab Mukomuko Purna Bhakti Tahun 2025

Daerah4982 Dilihat

Mukomuko – 23/8/2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko akan kehilangan tiga pejabat eselon II yang memasuki masa purna bhakti pada tahun 2025.

Ketiga pejabat ini dikenal sebagai figur penting yang selama bertahun-tahun berperan dalam pengambilan kebijakan strategis di daerah Kabupaten Mukomuko.

Pejabat pertama adalah Syahfrizal, Sekretaris DPRD Mukomuko, yang resmi pensiun pada Oktober 2025 mendatang. Dan ia juga dikenal sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif, serta memiliki peran penting dalam memastikan jalannya persidangan DPRD berjalan tertib dan terarah.

Selanjutnya, pada November 2025, giliran Gianto, Kepala Bappelitbangda Mukomuko, yang akan mengakhiri masa tugasnya. Selama menjabat, Gianto menjadi sosok sentral dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Hampir setiap kebijakan besar Pemkab lahir dari kajian mendalam yang dipimpin olehnya bersama tim Bappelitbangda.

Kemudian, Bustari Maler, Asisten III Setdakab Mukomuko, juga akan pensiun pada Desember 2025. Ia juga dikenal berperan besar dalam bidang administrasi dan pembinaan aparatur. Sejumlah regulasi serta kebijakan kepegawaian yang dijalankan Pemkab selama ini lahir di masa kepemimpinannya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Haryanto, memberikan apresiasi sekaligus penghormatan atas dedikasi ketiga pejabat tersebut.

Masa purna bhakti merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian panjang yang telah mereka berikan bagi kemajuan pemerintahan daerah Kabupaten Mukomuko.

“Mereka telah memberikan pengabdian yang panjang dan penuh dedikasi. Purna bhakti ini adalah wujud penghormatan atas jasa mereka, bukan akhir dari pengabdian. Kami juga menyiapkan langkah regenerasi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haryanto, mengatakan bahwa momen ini sekaligus menjadi kesempatan bagi generasi penerus untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan meneladani integritas serta semangat kerja pejabat senior yang telah purna bhakti.

“Pengabdian kepada daerah tidak pernah berhenti, hanya berganti tangan. Kami berharap semangat mereka dapat diteruskan oleh para penerus,” tutup Haryanto.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *